Banyak Toko Kosong di Terminal Rawasari, DPRD Kota Jambi Soroti Pemanfaatan Fasilitas Publik

By MS LEMPOW 20 Nov 2025, 21:25:45 WIB KOTA
Banyak Toko Kosong di Terminal Rawasari, DPRD Kota Jambi Soroti Pemanfaatan Fasilitas Publik

Keterangan Gambar : Banyak Toko Kosong di Terminal Rawasari, DPRD Kota Jambi Soroti Pemanfaatan Fasilitas Publik


Mediajambi.com – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyoroti banyaknya kios dan fasilitas yang kosong di Terminal Rawasari, Kamis (20/11/2025).
Dari 27 unit toko yang tersedia, hanya 10 kios yang aktif digunakan, sementara ruang publik lainnya tampak tidak dimanfaatkan secara optimal.
Kemas Faried mengingatkan bahwa fasilitas ini seharusnya dapat dimanfaatkan warga Kota Jambi untuk menjalankan usaha UMKM tanpa biaya tambahan, sehingga dapat mendorong kreativitas dan pertumbuhan ekonomi lokal.
“Sekarang yang baru dimanfaatkan sepuluh toko, dan itu tidak dikenakan biaya. Masyarakat bisa menghubungi Pemerintah Kota Jambi untuk meningkatkan ekonomi kreativitas,” ujar Kemas Faried saat meninjau terminal.
Selain kios di lantai dasar, terminal juga memiliki rooftop yang berpotensi dijadikan area komunitas atau ruang kreatif bagi anak muda.
Kemas Faried berharap warga lebih aktif memanfaatkan fasilitas ini sehingga Terminal Rawasari dapat berfungsi penuh sebagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial.
Dalam kunjungan yang sama, Banggar DPRD Kota Jambi juga menyoroti rencana penganggaran Rp1 miliar untuk bus listrik.
Ketua Banggar, Kemas Faried, menilai program ini belum mendesak dibandingkan kebutuhan memaksimalkan fasilitas terminal dan kondisi angkot yang masih memprihatinkan.
Anggota Banggar, Zayadi, menegaskan, dana tersebut lebih tepat dialihkan untuk revitalisasi terminal atau subsidi angkot, agar masyarakat mendapatkan manfaat langsung.
“Beberapa unit bus listrik sudah menelan biaya Rp1 miliar. Padahal di terminal masih ada sekitar 60 angkot yang kondisinya memprihatinkan. Rp1 miliar itu lebih baik untuk subsidi angkot daripada bus listrik,” ujar Zayadi.
Banggar menekankan pentingnya optimalisasi ruang publik, termasuk kios kosong dan rooftop terminal, sebagai katalis ekonomi kreatif dan aktivitas komunitas.
Pemanfaatan maksimal fasilitas publik di Terminal Rawasari diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM serta meningkatkan kegiatan sosial dan ekonomi warga.
Kemas Faried berharap, warga Kota Jambi lebih proaktif memanfaatkan ruang publik yang tersedia, sehingga terminal tidak lagi menjadi fasilitas yang mandek dan sia-sia.(*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Semua Komentar

Tinggalkan Komentar :