HUKRIM

Polda Jambi Bekuk Pelaku Pengolahan BBM Hasil Illegal Drilling

Maas | Senin, 15 April 2019 - 15:12:19 WIB |

Mediajambi.com- Ditreskrimsus Polda Jambi berhasil melakukan penangkapan 3 pelaku pengolahan BBM hasil illegal drilling yang beroperasi di desa Kilangan Kabupaten Batanghari Jambi.

Dir Reskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Thien Tabero, mengatakan ketiga pelaku yakni Rudi Efendi warga Bayung Lincir Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan,kedua Mat Rifai warga desa Mekar Jaya, Kecamatan Banyu Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin,  Provinsi Sumatera Selatan, dan ketiga Aris Rahmat warga Cempaka Putih Kecamatan Jelutung kota Jambi

Mereka ditangkap di Lintas Tempino Muara Bulian KM 60 desa Kilangan RT 3 Kecamatan Muara Bulian, kabupaten Batanghari, saatelakukan pengolahan BBM hasil Ilegal driling.

" Penangkapan itu berkat infoasi dari masyarakat sekitar,bahwa di jalan libtas Tempino Muara Bulian di Desa Kilangan, Kecamatan Muara Bulian, Kabupateb Batanghari sering terjadi kegiatan pengolahan penampungan dan penyimpanan minyak tanpa izin," katanya.

Selain mengamankan 3 tersangka petugas juga berhasil mengamankan barang bukti dan berhasil disita yakni 12 drum besi warna merah dan tedmon kapasitas 1000 liter berisikan minyak bumi sebanyak kurang lebih 7.400 liter.

Selanjutnya 26 drum besi warna merah berisikan BBM solar olahan sebanyak kurang lebih 5.200 liter,3 drum besi warna merah berisikan BBM bensin olahan  sebanyak kurang lebih 600 liter."  total BBM yang berhasil diamankan sebanyak 13.200 liter," jelasnya.

Selain itu,150 drum besi warna merah kosong 18 tedmon  kapasitas 1000 liter yang masih kosong. Satu jerigen minyak sisa pengolahan satu set alat pengolahan minyak bumi yang terdiri dari tiga modifikasi bahan bakar pengolahan modifikasi penampungan, sementara BBM hasil pengolahan dua buah stik besi blower,satu buah tojok besi alat (untuk pembersihan saluran pipa masakan). 4 buah blower. Dan dua huah selang ukuran 2inci.

Akibat perbuatannya mereka dikenakan pasal 54 dan 53 huruf A.B, dan D UU RI nor 23 tahun 2001 tentang migas dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggu 6 miliar. (Yen)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)