- Semarak May Day dengan Layanan Langsung dan Senam Sehat Bersama Pekerja
- Industri Jasa Keuangan Jambi Tumbuh Positif Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah
- Gubernur Al Haris Boyong Bupati/Wali Kota Audiensi dengan Menhub, Bahas Pengembangan Transportasi
- OJK Dorong Penggunaan Kecerdasan Artifisial di Sektor Perbankan secara Bertanggung Jawab
- Bibit Sawit Unggul Topaz 1 Berbuah Orange, Terbukti Sejahterakan dan digemari Petani
- Hadiri Rakortek Perumahan Pedesaan, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Dukung Program Tiga Juta Rumah
- Berkolaborasi Melindungi Ribuan Pekerja Rentan Melalui Program Kampung Bahagia
- Tingkatkan Kolaborasi dan Sinergi, SKK Migas – KKKS Sumbagsel Gelar Event Lifting Olympic
- Hadiri RDP Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Al Haris Soroti Minimnya Kewenangan Daerah dalam Sektor Minerba
- Gubernur Jambi Al Haris Hadiri RDP Bersama Komisi II DPR
Jalan Lintas Sumatera di Desa Jujuhan Putus, Arus Lalu lintas Dialihkan

Keterangan Gambar : Jalan Lintas Sumatera di Desa Jujuhan Putus, Arus Lalu lintas Dialihkan
Mediajambi.com - Arus lalu lintas Jambi Sumatera Barat putus
total pasca putusnya jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 58 Desa Sirih Sekapur,
Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo Jambi, Minggu siang (2/3/2025).
Ratusan kendaraan yang semula akan melalui jalan tersebut
tertahan dan harus balik arah, karena jalan tidak bisa dilewati. Jalan terbelah
dua dan arus air di dua sungai yang berada di sisi kanan dan kiri jalan cukup
deras.
Pihak kepolisian terpaksa mengalihkan arus lalu lintas dari
Jambi menuju Sumatera Barat (Sumbar) melalui dua jalur alternatif. Para
pengguna jalan sebaiknya menunda perjalanan atau harus melalui jalur alternatif
Kasat Lantas Polres Bungo AKP Edo Damara Yudha di Jambi,
mengatakan arus lalu lintas Jambi-Sumbar lumpuh total.
Polres Bungo juga telah berkoordinasi dengan Polres
Dharmasraya, untuk jalur alternatif itu juga dapat digunakan oleh pengendara
dari arah Padang
"Kami sudah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang
dapat dilalui masyarakat pengendara roda dua dan roda empat, agar arus lalin
berjalan lancar," ujarnya kepada wartawan.
Dua jalur alternatif itu, pertama dari arah Jambi dan Tebo
dapat melewati Rimbo Bujang - Simpang Lopon - melewati Tujuh Koto - Koto Baru
(Dharmasraya).
Selanjutnya dari arah Merangin, melewati Kota Bungo -
Simpang Somel (belok kanan) - Rimbo Bujang - Simpang Lopon - Tujuh Koto - Koto
Baru (Dharmasraya).
Jalur alternatif kedua yang disediakan via Jujuhan - Simpang
Rantau Ikil (belok kanan) - Desa Pulau Batu Jujuhan Ilir - Koto Baru
(Dharmasraya).
Sementara itu, bagi truk sumbu roda enam ke atas dapat
melewati jalur via Kerinci - Solok Selatan. "Untuk masyarakat pengguna
jalan kami imbau untuk menunda perjalanannya atau dapat menggunakan dua jalur
alternatif yang sudah kami siapkan," katanya.
Ruas jalan di Jalinsum itu putus setelah terjadi longsor dan banjir akibat meluapnya
air Sungai Tukum (anak sungai Jujuhan), Minggu sekira pukul 14.00 wib.
Amblasnya jalan disebabkan curah hujan yang cukup tinggi.
Menurut Husin, warga setempat, arus deras di sungai itu menggerus tanah dan
tiba tiba jalan terbelah menjadi dua. "Untung saat kejadian tidak ada
mobil yang lewat," katanya.
Menurutnya arus lalu lintas saat itu tidak begitu ramai, dan
satu unit selamat karena saat kejadian belum melewati jalur tersebut.(*)