- Semarak May Day dengan Layanan Langsung dan Senam Sehat Bersama Pekerja
- Industri Jasa Keuangan Jambi Tumbuh Positif Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah
- Gubernur Al Haris Boyong Bupati/Wali Kota Audiensi dengan Menhub, Bahas Pengembangan Transportasi
- OJK Dorong Penggunaan Kecerdasan Artifisial di Sektor Perbankan secara Bertanggung Jawab
- Bibit Sawit Unggul Topaz 1 Berbuah Orange, Terbukti Sejahterakan dan digemari Petani
- Hadiri Rakortek Perumahan Pedesaan, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Dukung Program Tiga Juta Rumah
- Berkolaborasi Melindungi Ribuan Pekerja Rentan Melalui Program Kampung Bahagia
- Tingkatkan Kolaborasi dan Sinergi, SKK Migas – KKKS Sumbagsel Gelar Event Lifting Olympic
- Hadiri RDP Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Al Haris Soroti Minimnya Kewenangan Daerah dalam Sektor Minerba
- Gubernur Jambi Al Haris Hadiri RDP Bersama Komisi II DPR
Khairiah Lubis Terpilih Sebagai Ketua Umum FJPI dalam Kongres Virtual 2025

Keterangan Gambar : Khairiah Lubis Terpilih Sebagai Ketua Umum FJPI dalam Kongres Virtual 2025
Mediajambi.com- Khairiah Lubis, jurnalis perempuan dari DAAI
TV yang berasal dari Sumatera Utara (Sumut), terpilih secara aklamasi sebagai
Ketua Umum Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) dalam Kongres Virtual,
Sabtu (15/2/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Khairiah menyatakan kesediaannya
untuk memimpin FJPI dengan tujuan melanjutkan program-program baik yang telah
dirintis oleh pendahulunya, Uni Lubis, Pemimpin Redaksi IDN Times, yang
menjabat sebagai Ketua Umum FJPI pada periode 2018-2021 dan 2021-2024.
"Saya ingin mendukung teman-teman jurnalis perempuan
dalam meningkatkan kapasitas, menguatkan advokasi, dan perlindungan bagi
jurnalis perempuan. Cita-cita ini harus dilanjutkan, karena jurnalis perempuan
memerlukan wadah yang dapat menjadi naungan untuk saling mendukung,"
ungkapnya.
Pemilihan Khairiah Lubis sebagai Ketua Umum FJPI ditetapkan
oleh majelis pimpinan sidang Kongres yang dipimpin oleh Ranggini, bersama
anggota majelis Saniah dari FJPI Aceh dan Kornelia Mudumi dari FJPI Papua,
berdasarkan musyawarah dalam sidang.
Khairiah Lubis memiliki latar belakang pendidikan yang kuat,
dengan gelar Master dari Magister Ilmu Komunikasi FISIP USU. Ia juga menjabat
sebagai Executive Producer di DAAI TV Medan, Sekretaris Ikatan Alumni Ilmu
Komunikasi FISIP USU, dan dosen Ilmu Komunikasi di salah satu universitas di
Medan. Selain itu, ia telah menulis beberapa buku biografi.
Dalam sambutannya, Khairiah menyoroti tantangan yang
dihadapi jurnalis perempuan, termasuk kekerasan dan kekerasan seksual.
"Dengan adanya FJPI, kita memiliki wadah untuk berlindung dan belajar
mengadvokasi diri, serta berperan dalam mengawal korban melalui pemberitaan
agar mereka mendapatkan keadilan," jelasnya.
Sebelumnya, Uni Lubis, Ketua Umum FJPI periode 2018-2021 dan
2021-2024, menekankan pentingnya menjaga prinsip-prinsip FJPI, seperti
integritas.
"Kita berorganisasi bukan untuk mencari keuntungan,
tetapi untuk meningkatkan kompetensi, apalagi sekarang zaman sudah membawa kita
ke era AI. Kita harus banyak belajar dan terus belajar. FJPI harus berdaya di
era ini, tanpa terjebak dalam hoaks," tegasnya.
Uni mengungkapkan, saat ini, FJPI yang ada di 17 provinsi,
sudah menjadi mitra lembaga-lembaga internasional dalam peningkatan kapasitas
jurnalis perempuan. Dia berharap, prestasi ini dapat terus ditingkatkan
sehingga FJPI semakin berkembang dan memberikan banyak manfaat bagi anggotanya.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya
Hafid, yang membuka Kongres FJPI 2025, memberikan apresiasi terhadap peran
jurnalis perempuan di Indonesia. Ia menekankan bahwa jurnalis perempuan
memiliki peran penting dalam menjaga kebebasan pers dan demokrasi, meskipun
dihadapkan pada tantangan besar seperti misinformasi dan disinformasi.
Meutya juga berharap FJPI dapat terus menjadi mitra
pemerintah dalam menyebarkan informasi yang valid dan menangkal hoaks.
"Saya berharap FJPI dapat membantu masyarakat dalam menyaring
berita-berita yang benar dan baik," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Meutya mengapresiasi partisipasi FJPI
dalam menyusun pedoman pemberitaan ramah anak dan perempuan bersama Kementerian
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan Dewan Pers. Ia
menyoroti pentingnya perhatian terhadap isu-isu yang berkaitan dengan perempuan
dan anak, terutama di era digital yang semakin kompleks.
Kongres FJPI 2025 juga menghadirkan pembicara Pakar
Komunikasi dan Motivator Nasional, Aqua Dwipayana, yang memberikan motivasi
kepada para jurnalis perempuan.
Dalam materinya, Aqua menekankan pentingnya membangun
kredibilitas, komitmen, dan konsistensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
"Ketika jurnalis perempuan bersatu, kita tidak hanya
berbagi cerita, tetapi juga membangun masa depan yang lebih kuat,"
jelasnya.
Sementara itu Ketua Panitia Kongres, Tri Ambarwati yang
merupakan Ketua FJPI Jawa Timur dan Producer MNC TV Jawa Timur mengungkapkan,
Kongres FJPI 2025 diadakan secara virtual dan melibatkan semua anggota di
seluruh cabang FJPI. Kongres ini juga membahas beberapa peraturan organisasi
baru, perumusan SOP baru serta menganalisa kebutuhan anggota FJPI sehingga
dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi.(*)