Satu Bocah Tenggelam di Sungai Buntung Kota Jambi, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian di Tengah Hujan

By MS LEMPOW 18 Jan 2026, 12:27:58 WIB HUKRIM
Satu Bocah Tenggelam di Sungai Buntung Kota Jambi, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian di Tengah Hujan

Keterangan Gambar : Satu Bocah Tenggelam di Sungai Buntung Kota Jambi, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian di Tengah Hujan


Mediajambi.com – Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan hilang terseret arus di Sungai Buntung, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi pada Sabtu sore (17/1/2026). Korban yang diketahui bernama Fariz diduga kelelahan saat berenang sebelum akhirnya tenggelam.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula sekitar pukul 13.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata, korban terlihat sedang berenang di sekitar area jembatan Sungai Buntung. Namun, diduga karena kelelahan dan kondisi arus sungai yang cukup kuat, korban tidak mampu menyelamatkan diri dan terseret arus. Warga setempat sempat berupaya melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi, namun hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Jambi menerima laporan kejadian dari warga bernama Jaka pada pukul 15.30 WIB. Menanggapi laporan tersebut, satu tim Rescue yang berjumlah 8 personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan waktu tempuh sekitar 20 menit dari kantor.

    Pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari:

    - Kantor SAR Jambi (8 Personel)

    - Polsek Jelutung

    - Damkartan Kota Jambi

    - Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Jambi

    - Masyarakat Setempat

    Operasi SAR saat ini sedang berlangsung dengan fokus penyisiran di sekitar lokasi dan dilakukan Penyelaman. Tim di lapangan membekali diri dengan peralatan utama berupa Rescue Car, Rubber Boat (perahu karet), Peralatan Selam, Drone Thermal, serta peralatan komunikasi dan navigasi.

    Meskipun demikian, tim SAR harus berhadapan dengan tantangan cuaca di lokasi yang saat ini terpantau sedang mengalami hujan sedang hingga deras, yang berpotensi memengaruhi jarak pandang dan debit air sungai.

     

    Hingga saat ini, tim gabungan terus berupaya maksimal untuk menyisir aliran Sungai Buntung guna menemukan keberadaan korban.(*)




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :