Jurnalis Diajak Melihat Langsung Budidaya Ikan Air Tawar Binaan Pertamina EP Jambi di Desa Kasang Lopak Alai

By MS LEMPOW 23 Jun 2026, 13:55:29 WIB PERTANIAN
Jurnalis Diajak Melihat Langsung Budidaya Ikan Air Tawar Binaan Pertamina EP Jambi di Desa Kasang Lopak Alai

Keterangan Gambar : Jurnalis Diajak Melihat Langsung Budidaya Ikan Air Tawar Binaan Pertamina EP Jambi di Desa Kasang Lopak Alai


Mediajambi.com – Sebanyak 59 media yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM) Jambi diajak melihat secara langsung program budidaya ikan air tawar berbasis bioflok binaan Pertamina EP Jambi di Desa Kasang Lopak Alai, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Media Field Trip 2026 yang digelar FJM Jambi bersama SKK Migas dan Pertamina EP Jambi untuk memperkenalkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah memberikan manfaat nyata bagi warga di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Di Desa Kasang Lopak Alai, para jurnalis melihat langsung kolam-kolam budidaya ikan air tawar yang dikelola kelompok masyarakat binaan. Program ini merupakan salah satu upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian warga melalui sektor perikanan.

    Wilayah binaan Pertamina EP Jambi di kawasan tersebut mencakup empat desa. Pada tahun pertama pelaksanaan program, fokus utama diarahkan pada pengembangan budidaya ikan air tawar berbasis bioflok yang dinilai lebih efisien, produktif, dan ramah lingkungan.

    Kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan kelompok budidaya ikan air tawar berbasis bioflok yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

    Penandatanganan tersebut menjadi simbol kebersamaan, sinergi, dan harapan seluruh pihak untuk terus tumbuh bersama dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

    Kepala Desa Kasang Lopak Alai, Pawi, menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas dan Pertamina EP Jambi atas perhatian dan pembinaan yang diberikan kepada masyarakat desa.

    "Program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan budidaya ikan air tawar. Kami mengucapkan terima kasih atas pembinaan yang telah diberikan. Masyarakat siap mengikuti program ini dan bersinergi untuk mengembangkannya," ujarnya.

    Menurut Pawi, Desa Kasang Lopak Alai memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan budidaya ikan air tawar di Kabupaten Muaro Jambi.

    "Desa Kasang Lopak Alai siap menjadi pilot project ketahanan pangan sekaligus sentra budidaya ikan air tawar yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

    Ketua FJM Jambi, H. Mursyid Songsang, mengatakan kegiatan kunjungan lapangan ini penting untuk memberikan gambaran langsung kepada insan pers mengenai berbagai program pemberdayaan yang dijalankan SKK Migas dan Pertamina EP Jambi.

    Menurutnya, keberhasilan industri hulu migas tidak hanya diukur dari capaian produksi dan lifting migas, tetapi juga dari kontribusinya dalam mendorong pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

    Sementara itu, perwakilan Pertamina EP Jambi menegaskan bahwa program budidaya ikan air tawar berbasis bioflok merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.

    Melalui program ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan bantuan sarana dan prasarana, tetapi juga pendampingan serta peningkatan kapasitas agar mampu mengelola usaha perikanan secara profesional.

    Kegiatan yang dihadiri Ketua FJM Jambi H. Mursyid Songsang, perwakilan Pertamina EP Jambi, SKK Migas, pemerintah desa, serta kelompok budidaya ikan air tawar Desa Kasang Lopak Alai tersebut berlangsung penuh antusias.

    Program pemberdayaan ini diharapkan mampu menjadi model pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi di desa-desa lainnya. Selain memperkuat ketahanan pangan, keberhasilan budidaya ikan air tawar juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan warga dan mendukung target peningkatan produksi serta lifting migas yang berkelanjutan melalui terciptanya hubungan harmonis antara industri hulu migas dan masyarakat sekitar.(mas)




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :