PT. Timah Tbk, Catat Kinerja Keuangan Positif Sebesar 1,31 Triliun Sepanjang Tahun 2025

By MS LEMPOW 24 Apr 2026, 13:21:22 WIB Ekonomi
PT. Timah Tbk, Catat Kinerja Keuangan Positif Sebesar 1,31 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Keterangan Gambar : PT.Timah Tbk, Mencatat Kinerja Keuangan Positif Sebesar 1,31 Triliun Sepanjang Tahun 2025


Mediajambi.com (Kepri), - Sebagai produsen dan eksportir logam timah terbesar di Indonesia, yang mencakup wilayah operasional utama, di Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau (Kundur & Karimun) PT.Timah (Persero) Tbk, (IDX: TINS) telah mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025, dengan laba sebesar Rp.1, 31 Triliun di tahun 2025.

Rilis tertulis yang terima media ini, Kami (23/4/2026) Direktur PT.Tamah (Persero) Tbk, Restu Widiyantoro menguraikan capaian hasil dari strategi perusahaan dalam memperkuat tata kelola pertimahan serta optimalisasi operasional, pemasaran, dan efesiensi keuangan.

Pada tahun 2025 Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp.1.31 triliun atau mencapai 119% dari target yang telah ditetapkan dalam RKAP 2025.

    Perseroan fokus ke penguatan tata kelola pertimahan, optimalisasi kinerja operasi, pemasaran dan keuangan, ujarnya.

    Selain itu, kinerja positif tersebut juga sejalan dengan meningkatnya harga timah global.

    Berdasarkan data London Metal Exchange(LME), harga rata-rata timah pada 2025, mencapai USD.34.119.96/ton atau naik 13% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar USD.30.177.45/ton.

    Selain peningkatan laba, Perseroan juga mencatat pendapatan sebesar Rp.11.55 triliun atau naik 6,41% dibandingkan tahun 2024, sebesar Rp.10,86 triliun, laba usaha tercatat sebesar Rp.1,91 triliun dengan EBITDA mencapai Rp.2,72 triliun.

    Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat 6,75% menjadi Rp.13.64 triliun dari Rp.12,78 triliun, dengan posisi Liabilitas perseroan sebesar Rp.5,23 triliun naik 0,80% menjadi Rp.8,41 triliun dari Rp.7,59 triliun, seiring dibukukannya laba di tahun 2025, ujar Restu Widiyantoro.

    Ia juga menyampaikan, pada tahun 2025 perseroan terus melakukan efisiensi dan optimalisasi biaya dalam bentuk penurunan fixed cost melalui investasi selektif ke investasi penunjang operasi untuk memitigasi kenaikan beban depresiasi dan menjaga stabilitas arus kas.

    Perseroan juga melakukan penurunan interest bearing debt sebagai bagian dari strategi pengelolaan Liabilitas, sehingga dapat menekan beban bunga, antara lain melalui pelaksanaan buy-back atas MTN.

    Dan sisi operasional, PT Timah mencatat produksi bijih timah sebesar 18.635 ton SN, produksi logam timah sebesar 17.815 metrik ton, sementara penjualan logam timah tercatat 16.634 metrik ton.

    Sepanjang tahun 2025, pasar ekspor masih menjadi kontributor utama dengan porsi mencapai 95%, dengan negara tujuan antara lain Singapura, Korea Selatan, Jepang, Belanda, Italia, dan China.Kontribusi penjualan ekspor perseroan mencapai sekitar 24% dari total ekspor timah Indonesia sebesar 53.035 metrik ton, serta menyumbang sekitar 3% dari total ekspor timah global sebesar 371.369 metrik ton.

    Kendati demikian, kegiatan penambangan baik darat maupun laut, di darat PT.Timah meningkatkan jumlah titik tambang dengan memperkuat eksplorasi melalui bor pandu.

    Sementara di laut, perusahaan mengoptimalkan kinerja Kapal Isap Produksi (KIP) serta meningkatkan efektivitas pengelolaan melalui fasilitas SHP KIP dan PIP.

    Dengan demikian, PT.Timah optimis akan melanjutkan kinerja positif di tahun ini, pasalnya prospek harga timah masih cukup menjanjikan yang diperkirakan berada di kisaran USD.33.500 hingga USD.48.750/ton pada tahun 2026." tuturnya.HR




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :